Menampilkan semua entri dengan kategori “Health”

Dampak-Dampak Menakutkan Penyakit Jantung Koroner pada Tubuh Anda

Penyakit jantung koroner terjadi karena arteri/saluran darah ke jantung menyempit akibat penumpukan plak pada dinding arteri. Dalam istilah kedokteran, ini disebut aterosklerosis. Plak-plak itu menahan laju aliran darah.
Akibatnya, aliran darah yang memasok oksigen ke jantung terhambat yang tentu saja membuat kebutuhan tubuh tidak terpenuhi dengan baik. Jika arteri tertutup penuh, itu bisa menyebabkan terjadinya serangan jantung.

Parah tidaknya kondisi jantung bergantung dari besar-tidaknya timbunan plak pada arteri menuju jantung. Beberapa gejala yang muncul saat seseorang menderita jantung koroner meliputi sesak dada, rasa takut yang tidak wajar, dan nafas menjadi pendek.
Dampak jantung koroner pada tekanan darah bisa menyebabkan tekanan darah tinggi (hipertensi). Timbunan plak yang terjadi membuat pembuluh darah menyempit sehingga menghambat kelancaran aliran darah.
Obat yang diberikan untuk mengatasi hal ini yaitu obat yang mampu menurunkan tekanan darah dan menurunkan kerja jantung yang terlalu berat juga ditambah obat yang mampu melancarkan aliran darah.

Dampak lainnya adalah penderita jantung koroner akan mengalami detak jantung yang tidak beraturan atau dalam istilah medis disebut aritmia. Detak jantung bisa tiba-tiba tinggi dan tiba-tiba rendah.
Pada level yang parah, bukan tidak mungkin hal itu akan menyebabkan terjadinya kondisi tidak sadar atau bahkan kematian. Gangguan detak jantung ini dapat terjadi sewaktu-waktu dan merupakan tanda peringatan penyakit jantung koroner.
Mengenai ritme detak jantung tersebut terdapat beberapa klasifikasi, yaitu yang disebut dengan sinus tachycardia (detak jantung yang cepat), sinus bradycardia (detak jantung lambat), ventricular tachycardia (detak jantung cepat dan tak beraturan di bagian bawah jantung), atau atrial fibrillation (getaran di bagian atas jantung).

Tidak hanya itu, penyakit jantung koroner juga bisa menyebabkan kerusakan di organ-organ lainnya. Ginjal dan liver biasanya yang mendapatkan efek buruk dari kerusakan di organ jantung tersebut.
Padahal, keduanya merupakan organ yang sangat vital bagi tubuh. Ginjal punya fungsi untuk menyaring pembuangan dari darah. Begitupun dengan liver yang punya fungsi untuk menyarikan makanan yang kita makan.
Jika keduanya tidak mampu bekerja dengan normal, sudah jelas alamat buruk bagi tubuh sebab organ-organ penting telah kehilangan fungsinya dengan baik dan pasti akan menyebabkan terjadinya kekacauan dalam tubuh.

Ibaratnya, seperti negara yang para pemimpinnya telah lumpuh sehingga tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, maka pasti negara itu dalam masalah besar. Demikian pula tubuh kita apabila sistem dalam tubuh kita rusak.

Menyembuhkan Jantung Koroner

 

Sejumlah bahan-bahan dari tumbuhan mampu mengatasi penyakit jantung koroner seperti Noni Juice dan Sarang Semut. Kedua herbal tersebut mampu menghancurkan penyumbatan yang terjadi pada arteri, melancarkan peredaran darah, dan mengontrol irama jantung agar kembali normal.
Pada kasus darurat seperti serangan jantung, penderita sebaiknya segera dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh pertolongan. Intinya, jika Anda merasakan ada yang tidak beres dengan jantung Anda, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter agar pemeriksaan jantung segera dilakukan. Jika Anda divonis menderita penyakit jantung koroner, Anda bisa tahu apa yang sebaiknya segera dilakukan untuk mengobatinya.

Wanita Dan Penyakit Jantung

Jika selama ini Anda berpikir bahwa penyakit jantung paling banyak menyerang pria daripada wanita, sebaiknya pikir ulang lagi.
ini adalah sebuah fakta yang valid bahwa ternyata penyakit jantung lebih banyak merenggut nyawa wanita dibandingkan laki-laki setiap tahunnya.
Di dunia ada 42% wanita dan hanya 24% pria yang meninggal setelah satu tahun berselang sejak mendapatkan serangan jantung pertama kali. Dan kaum perempuan rupanya mendapat lebih sedikit perawatan yang memadai sejak mendapatkan serangan jantung.
Dalam penelitian yang melibatkan penderita penyakit jantung, wanita hanya sedikit sekali terlibat. Fakta mengejutkan lainnya adalah lebih dari 8.6 juta wanita meninggal tiap tahunnya akibat penyakit jantung.

Banyaknya wanita yang mengidap penyakit jantung ternyata juga menarik beberapa peneliti untuk mengungkapkan alasan di balik fakta tersebut.
Alasan di balik tingginya angka penyakit jantung pada wanita salah satunya adalah kebiasaan perempuan di dunia. Khusus untuk daerah Asia, 53% wanita ternyata menghabiskan waktu untuk bekerja dengan duduk dan kurang berolahraga. Hal ini rupanya memicu gejala penyakit jantung pada banyak wanita.

Dan biasanya diperlukan waktu yang cukup lama bagi seorang dokter untuk mengenali gejala penyakit jantung pada wanita sebab pola nyeri dada dan perubahan EKG yang jarang terjadi. Memang, gejala penyakit jantung pada pria dan wanita sedikit berbeda.
71% wanita dengan penyakit jantung mendapatkan peringatan dini serangan jantung dengan perasaan lemah atau lelah mirip flu tanpa disertai nyeri dada. Profesional di bidang medis sering kali ditantang untuk mengenali gejala dini penyakit jantung pada perempuan yang sedikit berbeda dan bertindak dengan pedoman yang minim.

Dalam penelitian yang melibatkan 515 wanita penderita penyakit jantung, 95% mengaku bahwa mereka baru mengenali gejala penyakit jantung sebulan setelah mendapatkan serangan jantung pertama.
Berbedanya gejala penyakit jantung pada wanita dan pria membuat wanita kurang menyadari bahwa ada masalah pada kesehatan jantung mereka. Berikut adalah perbandingan gejala serangan jantung oleh wanita dan laki-laki.
Gejala Penyakit Jantung yang Dilaporkan Wanita Setelah Mendapat Serangan Jantung
Gejala Serangan JantungPersentase
Kelelahan yang tak Biasa. 70%
Gangguan Tidur. 48%
Sesak Nafas. 42%
Gangguan Pencernaan. 39%
Gelisah. 35%
Gejala yang dialami Pria saat Serangan Jantung
Gejala Serangan JantungPersentase
Sesak Nafas. 58%
Perasaan Lemah. 55%
Kelelahan yang tak biasa. 43%
Keringat Dingin. 39%
Pusing. 39%
Selain gejala serangan jantung yang berbeda dari gejala yang dialami pria, stres pada perkawinan rupanya juga menjadi pemicu tingginya angka penderita penyakit jantung pada wanita.
Nah, dengan mengetahui gambaran penyakit jantung pada wanita, Anda para wanita bisa menjadi lebih waspada terhadap serangan jantung. Pemeriksaan dini sebaiknya dilakukan jika Anda memiliki gejala yang sama.

Keringat Berlebih, Tanda Penyakit Jantung?

Anda sering berkeringat secara tidak wajar? Jangan khawatir! Temukan hal yang menarik dalam artikel ini. Berkeringat memang merupakan mekanisme untuk mendinginkan tubuh sehabis melakukan kegiatan yang terlampau berat dan melelahkan.
Dalam sebagian besar keadaan, ini memang  alami dan sehat. Namun, beberapa orang mengalami keringat yang berlebihan. Keadaan seperti ini disebut sebagai hiperhidrosis.
Masing-masing dari kita mustahil tidak mengeluarkan keringat, namun jika mengalami keringat berlebih/hiperhidrosis, apa yang perlu diketahui dan penanggulangan macam apa yang diperlukan?

Apa Itu Hiperhidrosis?

Hiperhidrosis adalah istilah yang digunakan para dokter untuk menyebut keringat berlebih. Hiperhidrosis adalah ketika seseorang mengeluarkan keringat lebih banyak dari yang seharusnya ia produksi dan hal ini tidak disebabkan oleh penyakit medis, kegiatan yang berlebihan atau akibat dari konsumsi obat kimia yang menyebabkan kelenjar keringat bermasalah.
Biasanya keringat berlebih ini terjadi pada ketiak, namun seringkali telapak tangan dan telapak kaki juga mengalami keringat berlebih bahkan sampai menetes.
Situasi stres seperti ujian, wawancara pekerjaan, atau peristiwa penting lainnya justru akan memperburuk keadaan ini. Hiperhidrosis sendiri terbagi atas 3 jenis yaitu:
  • Hiperhidrosis fokal primer
    Seseorang mengeluarkan keringat berlebih hanya di area tubuh tertentu misalnya kepala, ketiak, wajah, telapak tangan, dan telapak kaki.
  • Hiperhidrosis idiopatik generalisasi
    Seseorang memiliki kecenderungan mengeluarkan keringat berlebih di seluruh tubuhnya.
  • Hiperhidrosis sekunder generalisasi
    Seseorang mengeluarkan keringat berlebih akibat reaksi obat kimia seperti obat anti-hipertensi dan anti-depresi atau penyakit tertentu seperti penyakit jantung, mudah emosi, berdebar-debar, menopause, diabetes melitus dan stroke. Keringat berlebih juga melibatkan area yang luas di tubuh dan bisa ke seluruh tubuh. Kondisi keringat berlebih ini bisa muncul kapan saja dan bahkan dapat muncul ketika tertidur lelap.

Hubungan Hiperhidrosis dan Penyakit Jantung

Hiperhidrosis biasanya tidak berkaitan dengan penyakit jantung seperti yang sering dipikirkan banyak orang. Telapak tangan atau kaki yang sering berkeringat belum tentu merupakan tanda gangguan jantung.
Hiperhidrosis biasanya disebabkan stimulasi emosi dan suhu. Jadi, keringat yang berlebihan hanya di kedua telapak tangan dan di kedua telapak kaki, tanpa disertai keluhan gejala-gejala gangguan jantung atau gejala sistematik jantung lainnya, kemungkinan besar hiperhidrosis tersebut hanya disebabkan oleh rasa cemas saja.
Maka sebelum menyimpulkan, kita dapat mencari informasi atau konsultasikan ke dokter terlebih dahulu apakah gejala keringat berlebih ini pertanda terkena penyakit jantung atau tidak.

Cara Menanggulangi Hiperhidrosis

Antiperspirant selalu diutamakan untuk menanggulangi keringat berlebih bagi beberapa orang di seputar dunia dan terbukti sangat efektif. Bahan yang sangat efektif adalah Alluminium Chlorida (20-25%) biasanya dipakai pada malam hari 2-3 kali/hari dalam kadar alkohol 70-90%.
Menurut pengalaman, pengobatan ini sudah cukup mengurangi keringat berlebih bagi yang frekuensi keringatnya hanya sekitar 50-70% dengan kadar lebih banyak atau perlu diulang secara teratur.
Maka jangan pernah menganggap keringat berlebih menandakan bahwa Anda telah mengidap penyakit jantung, usahakan mencari informasi untuk hasil yang lebih memuaskan bagi Anda dan keluarga yang Anda sayangi.

Ternyata, Tidur Siang Bisa Menekan Resiko Terkena Penyakit Jantung

Di zaman modern yang menuntut mobilitas tinggi, rehat sejenak untuk tidur siang bisa dibilang sudah hampir mustahil. Perhatikan saja fenomena di kantor-kantor, di pertokoan, kantor pemerintahan dan tempat-tempat sibuk lainnya.
Para pekerja nampak begitu terlena dengan berbagai aktifitasnya. Jangankan berpikir untuk tidur siang, jam makan siang saja sering dilanggar karena beban pekerjaan yang menumpuk.
Memang kenapa mesti tidur siang? Tidur siang sangat mungkin dianggap enteng oleh mayoritas orang. Namun, tahukah Anda bahwa dengan mengistirahatkan sejenak pikiran dan fisik Anda di siang hari, di tengah segala aktifitas kerja Anda, sangat bermanfaat dalam menurunkan resiko terkena penyakit jantung.
Begitulah faktanya, bahwa tidur siang yang dilakukan secara konsisten akan berefek dalam membantu kadar stres seseorang dan yang terpenting mampu menurunkan resiko terkena penyakit jantung.

Penelitian Seputar Tidur Siang

Klaim di atas tentu bukan sebatas bualan semata. Namun, kesimpulan yang berdasarkan hasil kerja ilmiah secara valid. Sebagaimana disimpulkan dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Sarah Conklin dan Ryan Brindle dari Allegheny University di Pennsylvania, tidur siang memberikan efek positif yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.
Efek positif tersebut sangat mempengaruhi kondisi saluran kardiovaskular yang membantu dalam menjaga tekanan darah tetap seimbang. Beban kerja yang berat dan tingkat stres yang tinggi akan berimplikasi pada kelelahan fisik dan psikis yang selanjutnya akan menyebabkan tekanan darah menjadi tidak seimbang.

Kondisi demikian dalam jangka panjang akan memaksa kinerja jantung semakin berat dan lama-kelamaan jantung akan mengalami kelelahan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Cronklin dan Brindle di atas melibatkan setidaknya 85 orang yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok pertama melakukan tidur secara rutin minimal 1 jam sehari dan kelompok lainnya tidak melakukan tidur siang.
Pasca kuesioner dibagikan, yang kemudian diikuti dengan pemeriksaan tekanan darah dan interval denyut nadi, maka diperoleh kesimpulan bahwa memang tingkat stres kedua kelompok diatas tak terpaut signifikan.

Begitu juga bahwa aktifitas tidur siang tidak membantu menurunkan kadar stres secara drastis. Namun, apabila dibandingkan, kelompok yang melakukan tidur siang paling tidak satu jam dalam seharinya memiliki interval nadi dan tekanan darah yang cenderung stabil.
Begitu juga dengan hasil penelitian lainnya yang dilakukan oleh ilmuwan Yunani selama enam tahun lamanya yang menyimpulkan bahwa orang yang senantiasa tidur siang selama paling tidak 30 menit dalam setiap harinya memiliki resiko 37% lebih rendah terhadap gangguan penyakit jantung.
Hasil di atas semakin dilegitimasi dengan pendapat para ahli bahwa tidur siang sangat berperan dalam membuat orang untuk rileks dan bisa juga mengurangi tingkat stres.
Bahkan, persentase penyakit jantung lebih kecil ditemukan di negara-negara yang penduduknya rutin melakukan tidur siang dibandingkan negara yang penduduknya tidak pernah tidur siang.

Urgensi Tidur Siang bagi Pekerja

Tahukah Anda bahwa tidur siang telah membantu menurunkan resiko gangguan jantung pada para pekerja sebanyak 64%. Sedangkan pada pria pengangguran, hasilnya hanya sekitar 36% saja.
June Davison dari British Heart Foundation menyatakan bahwa tidur siang yang dilakukan di tengah-tengah jam kerja dapat membantu dalam mengurangi resiko penyakit jantung, terutama bagi kalangan pekerja. Maka, jadwal pekerjaan dengan waktu istirahat harus diseimbangkan.
Mengingat pentingnya tidur siang bagi para pekerja, sebuah perusahaan alumunium dan besi di Southington Connecticut, Yarde Metals memiliki ruangan khusus bagi para pekerjanya untuk tidur siang.

Fasilitas yang diberikan di ruangan khusus untuk tidur siang itupun terbilang lengkap dimana ada bantal yang lembut, sofa kulit, penerangan yang remang-remang untuk memaksimalkan tidur siang karyawannya.
Perusahaan tersebut sadar bahwa tidur siang banyak memberikan manfaat kepada setiap pekerjanya, bahkan tingkat produktifitas kalangan pekerja juga meningkat.
Mengingat betapa pentingnya tidur siang terutama untuk tingkat kesehatan organ vital manusia-jantung-maka, sebaiknya mulai saat ini Anda mengupayakan untuk tidur siang sekalipun sedang diburu oleh deadline pekerjaan.

Percayalah bahwa kalau Anda secara konsisten menyeimbangkan antara jam bekerja dan beristirahat maka kualitas hidup akan meningkat. Tidur siang memiliki banyak sekali manfaat, terutama untuk kesehatan jantung dan penurunan tingkat stres.
Oleh karena itu, melakukannya secara konsisten merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan juga produktifitas kerja. Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat saja yang selama ini terkenal memiliki penduduk yang "gila kerja", menyadari pentingnya tidur siang, kini sudah mulai memberikan waktu kepada para pekerjanya untuk beristirahat. Jadi, tidak ada alasan untuk kita tidak mengistirahatkan sejenak tubuh kita pasca makan siang.

Mengalami Jantung Bocor? Apa yang Sebaiknya Anda Lakukan ?

Jantung bocor adalah suatu kondisi dimana terdapat lubang pada sekat jantung akibat kelainan struktur jantung. Umumnya, penyakit jantung bocor merupakan penyakit bawaan sejak lahir.
Karena itu, banyak penderita jantung bocor merupakan anak-anak. Angka penderita jantung bocor cukup tinggi. Data yang dirilis RS jantung Harapan Kita menyebutkan bahwa terdapat 9 bayi menderita jantung bocor per seribu kelahiran.

Mengapa Jantung Bocor Bisa Terjadi?

Proses terjadinya jantung bocor bisa terjadi sejak masa pembuahan pada wanita yang akan hamil. Proses pembentukan jantung janin terjadi pada masa awal pembuahan (konsepsi).
Formasi jantung seharusnya telah sempurna pada akhir masa trimester pertama kehamilan. Namun, tidak demikian halnya pada bayi yang mengalami jantung bocor.
Apa yang terjadi pada seseorang yang mengidap penyakit jantung bocor? Seperti diketahui, jantung terbagi menjadi empat bagian yaitu serambi kanan dan kiri, serta bilik kanan dan kiri, dan sekat jantung yang memisahkan bagian-bagian tersebut.
Jantung kanan mengandung darah kotor yang didominasi CO2, sedangkan pada jantung kiri banyak mengandung O2. Pada jantung normal, darah kotor dari jantung kanan dibawa terlebih dahulu ke paru-paru.
Setelah itu, baru diteruskan ke jantung kiri untuk dipompa ke seluruh tubuh. Sementara, pada jantung bocor, karena sekatnya bocor maka terjadi percampuran antara darah kotor dan darah bersih. Inilah yang membuat jantung tidak bisa berfungsi secara normal.
Beberapa gejala jantung bocor bisa dilihat dari kondisi berikut: Mudah lelah, nafas pendek, sering batuk, khususnya di malam hari; dada berdebar kencang, buang air kecil terlalu sering, sering merasa sakit di dada, sesak nafas, mudah pingsan, dan sering pusing.
Sedangkan gejala penyakit jantung bocor pada bayi dapat dicurigai apabila bayi tersebut gampang sakit, berat badannya tidak naik-naik, susah minum susu, atau gampang kelelahan.

Apa yang Sebaiknya Dilakukan jika Mengalami Jantung Bocor?

Ada beberapa hal penting yang harus dilakukan jika mengalami jantung bocor. Pertama, jelas harus dipastikan terlebih dahulu bahwa benar telah terjadi jantung bocor yaitu dengan melakukan pemeriksaan medis.
Pada tahap pemeriksaan tersebut akan dilakukan rontgen pada dada. Bila perlu, pemeriksaan lanjutan juga dapat dilakukan dengan menggunakan elektrokardiogram (EKG).
Ketika sudah dapat dipastikan bahwa jantung bocor benar terjadi, penyembuhan jantung bocor bisa dilakukan. Namun, memang proses penyembuhan belum bisa dilakukan saat masih janin.
Paling tidak, penanganan jantung bocor baru bisa dilakukan setelah bayi berusia tiga bulan. Pihak medis biasanya akan mempertimbangkan beberapa kondisi sebelum memutuskan langkah pengobatan jantung bocor.

Pertimbangannya meliputi usia pasien dan kondisi medis pasien. Metode pengobatan jantung bocor meliputi operasi jantung dimana dada akan dibedah atau dengan melakukan kateterisasi.
Tetapi tidak semua pasien bocor jantung bisa dikateterisasi. Jika letak kebocorannya agak dibawah akan sulit melakukan kateterisasi, pilihannya tetap harus dibedah terbuka.
Selain menggunakan pendekatan medis, tidak ada salahnya mencoba pengobatan alternatif jantung bocor. Pengobatan alternatif jantung bocor biasanya menggunakan obat-obat herbal yang terbuat dari tumbuhan seperti Noni Juice atau Sarang Semut.

Kedua jenis herbal tersebut sudah diketahui efektif digunakan untuk kesehatan jantung Anda. Namun, tentu saja harus diikuti dengan menjaga gaya hidup sehat.
Bagi wanita hamil terutama, disarankan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi tinggi. Sebab buruknya gizi dapat berpengaruh besar terhadap ketidaksempurnaan jantung janin. Hal Itulah yang kemudian menyebabkan jantung bocor terjadi.

Jenis-Jenis Penyakit Jantung



Penyakit jantung merujuk pada penyakit yang menyerang jantung dan sistem pembuluh darah. Jantung adalah organ strategis dalam tubuh seseorang karena peranannya sebagai pemompa darah.
Ada banyak penyebab penyakit jantung seperti pola hidup, kelainan bawaan sejak lahir, dan pola makan yang tidak sehat. Serangan jantung merupakan akibat mematikan dari penyakit jantung koroner yang menjadi pembunuh wanita dan pria paling banyak di Amerika.
Faktanya, penyakit jantung tak hanya menyerang orang lanjut usia. Dewasa ini, banyak anak muda yang telah mengidap berbagai penyakit jantung. Bahkan bayi yang baru lahir bisa mengidap kelainan pada jantung.
Ada 50 lebih jenis penyakit jantung yang mengintai mereka yang memiliki pola hidup dan makan yang tidak sehat. Meskipun sudah ada beragam cara untuk menangani sakit jantung, dari medis hingga herbal, mencegah tetap lebih baik dari mengobati. Ini dia jenis-jenis penyakit jantung yang wajib Anda waspadai.

Gagal Jantung

 

Gagal Jantung atau Heart Failure adalah keadaan dimana jantung tidak bisa memasok aliran darah untuk memenuhi kebutuhan tubuh dan berpotensi mematikan. Terkadang gagal jantung sering disalahartikan sebagai serangan jantung.
Penyakit jantung jenis ini memiliki gejala antara lain: pembengkakan pada kaki dan tangan, penambahan atau pengurangan berat badan sebelum terjadi pembengkakan karena kelebihan cairan, nafas pendek, kelelahan yang terus menerus, angina atau ketidaknyamanan pada dada dan lengan karena penyumbatan arteri koroner.

Heart Valve Disease

 

Heart Valve Disease atau masalah pada katup jantung adalah keadaan dimana salah satu atau lebih katup jantung tidak bekerja dengan baik. Dalam beberapa kasus, orang-orang terlahir dengan masalah pada katup jantung sedangkan beberapa orang mendapatkan kelainan pada katup di masa hidupnya.
Kelainan pada katup jantung bisa disebabkan oleh infeksi, usia, dan karena penyakit lain. Hampir tak ada gejala yang ditemukan oleh penderita kelainan pada katup jantung.
Ada tiga jenis penyakit katup jantung: kebocoran, penyempitan, dan katup tanpa lubang. Tidak ada obat untuk kelainan pada katup jantung kecuali operasi. Tetapi bagi Anda yang tidak memiliki penyakit ini dari lahir, menjaga pola makan dan pola hidup adalah kunci untuk terbebas dari penyakit ini.

Aritmia

 

Ini adalah jenis penyakit jantung yang mengganggu yakni gangguan irama atau detak jantung. Detak jantung bisa lebih cepat, lebih lambat, dan tidak teratur. Faktor utama penyakit aritmia adalah kurangnya kalsium dalam tubuh dan terjadinya penyumbatan pembuluh darah jantung.
Penyumbatan pembuluh darah jantung yang juga berefek pada detak jantung yang tidak normal akan berakibat pada serangan jantung. Selain 2 hal tersebut penyebab aritmia lainnya adalah diabetes, tekanan darah tinggi, merokok, kafein, alkohol, stres, kematian otot jantung, penyalahgunaan obat, dan terlalu aktifnya kelenjar thyroid.

Perikarditis

 

Jenis penyakit jantung ini adalah peradangan pada kantung jantung atau pericardium sehingga menimbulkan penimbunan cairan dan penebalan. Peradangan ini disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab yang umum adalah infeksi virus dan terapi penyinaran untuk kanker payudara.
Gejala yang timbul akibat perikarditis adalah sesak nafas, batuk, tekanan darah tinggi, dan kelelahan akibat kerja jantung menjadi tidak efisien. Penyakit jantung ini bisa didiagnosa melalui MRI atau kateterisasi jantung.
Mengonsumsi obat untuk mengurangi cairan dapat membantu mengurangi gejala perikarditis tetapi kesembuhan total dilakukan dengan mengangkat pericardium.

Penyakit Jantung Koroner

 

Penyakit jantung koroner disebabkan oleh lapisan lemak atau kolesterol di dinding nadi yang menyumbat pembuluh darah. Akibat dari penyumbatan oleh lapisan lemak dan kolesterol ini adalah terganggunya proses suplai darah dari dan ke jantung.
Ketika darah tersumbat akibat lapisan lemak maka inilah yang disebut serangan jantung. Lapisan lemak dan kolesterol di dinding nadi diakibatkan oleh kecanduan rokok, hipertensi, dan kolesterol tinggi.

Jika seseorang merasakan gejala-gejala seperti nyeri di dada bagian tengah yang menjalar hingga ke lengan kiri dan leher bahkan sampai ke punggung, keringat dingin, dan rasa mual berarti orang tersebut kemungkinan menderita penyakit jantung koroner.
Untuk jenis penyakit jantung koroner bisa diobati dengan herbal yang telah diuji klinis dan diuji khasiatnya oleh ilmuwan dan dokter. Noni Juice ditambah dengan perubahan pola makan yang sehat akan mengembalikan fungsi jantung secara normal.
Masih banyak penyakit jantung yang belum dijelaskan disini. Namun yang paling umum adalah penyakit-penyakit jantung di atas. Waspadai gejalanya dan selalu berkonsultasilah ke dokter apabila salah satu penyakit jantung di atas menyerang anda.

Modifikasi Gaya Hidup dan Faktor Resiko untuk Pengobatan Penyakit Jantung


Modifikasi gaya hidup dan faktor resiko adalah bagian dari pengobatan penyakit jantung koroner yang tidak terpisahkan. Tak hanya itu, gaya hidup dan modifikasi faktor resiko juga merupakan sarana pencegahan penyakit jantung yang bisa dilakukan oleh setiap individu.
Penyebab jantung koroner dan kelainan jantung lainnya lebih baik dicegah sebelum terlambat. Namun, jika sudah divonis mengidap penyakit jantung, perubahan gaya hidup dan penurunan faktor resiko sangat membantu pengobatannya.

Berhenti Merokok

 

Merokok dianggap sebagai faktor resiko utama terhadap perkembangan kematian otot jantung (myocardial infarction) yang fatal maupun yang tak fatal.
Pada penderita penyakit jantung yang meneruskan kebiasaan merokoknya, mereka memiliki persentase kematian hingga 82%. Sedangkan mereka yang memilih untuk berhenti hanya memiliki 37% persentase kematian.
Banyak dokter yang akan memberikan berbagai bentuk dukungan untuk berhenti merokok bahkan bagi mereka yang dikategorikan sebagai perokok berat (lebih dari 10 batang/hari) akan ditawarkan terapi pengganti nikotin sebab keberhasilan dengan terapi ini cukup tinggi.

Perubahan Pola Makan/Modifikasi Diet

 

Perubahan pola makan sangat jelas merupakan tambahan yang dianjurkan sebagai terapi penurunan lemak. Namun, diet rendah lemak hanya akan menurunkan kadar kolesterol dalam darah sebesar 5% bahkan untuk mereka yang konsisten.
Sedangkan modifikasi dalam diet akan memberikan keuntungan lebih berupa sarana pencegahan. Keuntungan lebih ini biasanya didapatkan oleh mereka yang menerapkan pola Mediteranian diet atau yang menambahkan lemak ikan beromega tinggi.
Selain itu, mengonsumsi minuman beralkohol maksimal 21-28 unit per minggu (1 unit=8gr) untuk pria dan 14-21 unit untuk wanita dapat menurunkan resiko terserang jantung koroner.

Obesitas

 

Ada hubungan erat antara indeks masa tubuh/body mass index (BMI) dengan resiko penyakit jantung. Tidak ada percobaan yang dilakukan untuk menunjukkan bahwa penurunan berat badan pada pasien obesitas dengan penyakit jantung koroner akan berefek pada gejala yang timbul.
Namun, sangat masuk akal bahwa penurunan berat badan akan menurunkan frekuensi angina, faktor resiko penyakit jantung seperti hipertensi dan diabetes melitus, dan prognosis (prediksi tentang penyakit: akan sembuh/tidak, dengan cacat atau tidak).

Olahraga dan Pemulihan Jantung

 

Dibandingkan mereka yang menghabiskan sepanjang hari tanpa bergerak, mereka yang aktif melakukan olahraga hanya memiliki resiko penyakit jantung 1/2 nya saja. Olahraga teratur akan berefek pada tekanan darah dan kadar lemak.
Para ahli menyarankan untuk olahraga minimal 3 kali seminggu, 30 menit setiap kali berolahraga. Olahraga aerobik rutin akan memproteksi seseorang dari bahaya berkembangnya penyakit jantung koroner.

Menurunkan Faktor Resiko Penyakit Jantung

 

Jika seseorang memiliki faktor resiko penyakit jantung seperti diabetes melitus, hipertensi, dan hiperkolesterolemia, maka faktor resiko ini harus diobati. Banyak dari penderita diabetes bukan meninggal akibat penyakit gula itu sendiri tetapi karena komplikasi jantung.
Orang dengan jantung koroner diwajibkan untuk memiliki tekanan darah di bawah 140/85 mmHg. Penderita hiperkolesterolemia dengan kadar kolesterol rata-rata (<5.0 mmol/L) dianjurkan untuk menjalani terapi penurunan lemak hingga kadar lemak mencapai kurang dari 4.0 mmol/L.

Informasi Seputar Bedah Jantung

Memasuki tahun 2012, semakin banyak orang yang terkena penyakit jantung dan mengalami kematian. Menurut penelitian, pada tahun 2004, di Amerika Serikat ada 452.327 korban yang meninggal akibat serangan jantung dan setiap tahunnya di Amerika Serikat ada kira-kira 233.000 korban perempuan yang meninggal akibat serangan jantung.
Seperti telah diketahui secara umum, ketika sakit jantung sudah berdampak buruk bagi seluruh tubuh maka salah satu langkah penanggulangannya adalah dengan pembedahan jantung.

Pembedahan jantung harus dilakukan, biasanya untuk sakit jantung yang sudah parah seperti jantung koroner. Pada awalnya, pembedahan jantung sangat ditentang oleh banyak pihak karena dianggap tidak pantas membedah anggota tubuh yang dipercaya sebagai sumber kehidupan.
Namun, seiring berjalannya waktu, operasi pembedahan jantung semakin diterima oleh masyarakat karena ternyata memang dibutuhkan pada saat-saat genting demi menyelamatkan kehidupan. Untuk itu, mari kita cermati cara-cara apa saja yang  dibutuhkan sebelum menjalani operasi bedah jantung.

Tahapan Operasi Bedah Jantung

 

Sebelum membahas tahapannya, kita perlu mengetahui siapa saja yang dapat menerima operasi bedah jantung. Menurut salah satu rumah sakit di daerah Jawa, operasi bedah jantung dapat dilakukan mulai dari bayi yang baru beberapa hari sampai dengan orang tua berusia 90 tahunan. Tahapan pertama sebelum melakukan pembedahan jantung adalah pemeriksaan rutin misalnya EKG, treadmill, dan echocardiogram.
  • Elektrokardiografi (EKG)
    Pemeriksaan jantung yang paling sering dilakukan terutama sebelum melakukan pembedahan jantung. Elektrokardiografi ini digunakan untuk mengetahui denyut jantung dengan dibuatnya grafik yang terekam oleh arus listrik. Arus listrik yang dihasilkan ini akan menyebar ke seluruh tubuh dan setelah mencapai kulit akan diukur menggunakan alat bernama elektrode. Dan setelah terekam, dokter menafsirkan rekaman ini sehingga mengetahui fungsi jantung sebelum melakukan pembedahan jantung.
  • Treadmill
    Melatih beban jantung dengan melakukan kegiatan yang menyebabkan stress fisiologi dan dapat menyebabkan abnormalitas sistem peredaran darah (kardiovaskular). Latihan ini akan menyebabkan respon jantung meningkat secara linier sehingga dapat mengetahui informasi fungsi jantung.
  • Echocardiogram
    Echocardiogram atau disebut juga Echocardiography. Tes ini berbeda dengan treadmill karena tes ini tidak menyakitkan atau membuat tubuh kehabisan tenaga. Tes echocardiograhpy ini menggunakan USG agar dokter dapat mengetahui ukuran jantung pasien dan dapat mengetahui seberapa baik bilik dan katup jantung pasien bekerja. Selain itu, tes ini dapat menunjukan seberapa baik darah mengalir dari katup jantung pasien. Dengan adanya tes ini, dapat diketahui masalah-masalah apa yang terjadi pada jantung Anda sebelum melakukan bedah jantung.  
Uraian di atas adalah tahapan yang sering dilakukan penderita jantung untuk mengetahui kondisi jantungnya, ketika masa perawatan jantung maupun menjelang pembedahan jantung. Tahapan setelah pemeriksaan rutin yaitu imaging seperti Slice CT Scan, kardiologi nuklir, katerisasi.
  • Slice Computed Tomography Scanner
    Slice CT Scan adalah cara terbaru yang sudah banyak digunakan terutama untuk penyakit-penyakit dalam yang sulit untuk didiagnosa. Teknologi ini sudah sangat canggih sehingga dapat menghasilkan gambar jantung dan pembuluh utama. Hasil scan tidak akan menghasilkan gambar yang kabur oleh karena gerakan di dalam tubuh. Hasil scan juga dapat diatur sedemikian rupa sehingga dapat melihat kelainan jantung yang dimiliki sehingga sebelum melakukan bedah jantung dapat diketahui di bagian mana yang membutuhkan pembedahan.
  • Kardiologi Nuklir
    Kardiologi nuklir adalah pemeriksaan jantung menggunakan alat radioaktif. Dengan pemeriksaan kardiologi nuklir ini, para dokter akan mengetahui masalah pada bagian jantung mana yang perlu dibedah. Dokter dapat mengevaluasi fungsi pompa jantung yang menghasilkan darah dan mengetahui ukuran jantung.
  • Katerisasi
    Katerisasi dilakukan ketika seorang dokter memasukan selang plastik yang tipis ke dalam pembuluh darah arteri jantung atau arteri koroner lalu diarahkan ke jantung untuk mengetahui kelainan jantung yang diderita. Dengan kamera monitor yang sudah disambungkan dengan selang, dokter dapat memastikan pengobatan atau penanggulangan macam apa yang perlu dibuat.
Tahapan di atas adalah tahapan kedua yang dilakukan beberapa orang dalam penanggulangan sakit jantung yang terlampau parah. Jantung adalah organ terpenting dalam tubuh. Karena itu, perlu diketahui keamanan pembedahan jantung. Simak selanjutnya.

Amankah Operasi Bedah Jantung di Indonesia?

 

Menurut penelitian RS Pondok Indah, bedah jantung di Indonesia sudah dikategorikan aman. Teknologi yang digunakan sudah mendekati teknologi yang digunakan di luar negeri.
Tenaga dokter yang tersedia pun merupakan lulusan luar negeri yang sudah terlatih sebelum melakukan pembedahan. Memang, di Indonesia peralatan belum secanggih di luar negeri dalam kategori pembedahan jantung, namun menurut standarisasi rumah sakit di seluruh dunia, Indonesia dikategorikan aman dan memiliki resiko yang sama dengan operasi yang dijalankan di negeri-negeri lain.

Demikian sedikit informasi yang dapat kami bagikan mengenai bedah jantung. Ketika sanak saudara Anda atau bahkan Anda sendiri terkena penyakit jantung, ada banyak hal yang perlu Anda ketahui mengenai fasilitas yang dilengkapi untuk menanganinya, salah satunya informasi di atas.
Artikel kami berikutnya akan memberikan informasi seputar jantung yaitu penanganan lain selain bedah jantung yaitu dengan ring jantung. Semoga artikel kami bermanfaat!

Asupan Karbohidrat Berlebih Dapat Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung Baca informasi lengkapnya

Penyakit jantung telah menjadi penyakit paling berbahaya di dunia. Banyak orang yang merasa khawatir bahwa dirinya terkena penyakit mematikan yang satu ini.
Beragam carapun dilakukan untuk mengurangi resiko terserang penyakit jantung, mulai dari rajin melakukan olahraga (khususnya senam jantung), memeriksakan kondisi jantung secara rutin, dan menghindari asupan makanan yang disinyalir berpotensi dapat meningkatkan resiko terkena penyakit ini.
Namun, sayangnya belum banyak yang tahu bahwa salah satu jenis makanan yang cukup berbahaya karena mampu meningkatkan resiko terserang penyakit jantung apabila dikonsumsi secara berlebihan ialah konsumsi makanan yang banyak mengandung karbohidrat semacam mie, nasi, roti tawar, dan lainnya.

Bukan tidak boleh sama sekali, melainkan perlu dilakukan pembatasan terhadap asupan makanan yang mengandung karbohidrat supaya tidak berlebihan. Banyak orang bahkan dokter sendiri menyebutkan bahwa lemak merupakan faktor yang menjadi pemicu timbulnya penyakit jantung.
Namun selain lemak, memakan makanan yang mengandung karbohidrat secara berlebihan pun bisa meningkatkan resiko terkena jantung. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan di Washington, AS, dinyatakan bahwa seseorang yang melakukan diet kaya karbohidrat berpotensi dalam meningkatkan kadar gula dalam darah sekaligus juga meningkatkan resiko penyakit jantung.
Penelitian lainnya dilakukan di Israel, tepatnya di Pusat Penelitian Chaim Cheba yang melakukan evaluasi kepada sekitar 56 laki-laki dan perempuan sehat namun mengalami masalah dengan bobot tubuhnya (menderita obesitas).

Mereka yang dievaluasi memiliki rentang usia antara 35-60 tahun. Setiap sukarelawan yang tercatat tidak memiliki rekam medis menderita diabetes ataupun penyakit jantung. Setelah itu, mereka dibagi ke dalam dua kelompok dengan jenis sarapan yang berbeda.
Sukarelawan golongan yang pertama diberikan sarapan makanan yang mengandung glukosa, jagung, dan sereal yang merupakan makanan yang kaya akan serat dan air. Kemudian mereka dipantau melalui indeks pencatatan kandungan karbohidrat dalam tubuhnya (glycemic index).
Kemudian untuk kategori makanan rendah karbohidrat para sukarelawan diberikan makanan berupa gandum, buah-buahan, sayuran, dan juga kacang. Kemudian untuk makanan tinggi karbohidrat, sukarelawan diberikan kentang, roti tawar, dan juga jagung.
Sebelum dan sesudah makan, tim yang meneliti akan melakukan pengecekan terhadap fungsi endothelium yang merupakan lapisan pada sel dan menjadi pembatas dalam pembuluh darah. Jika kemudian fungsi endothelium tidak maksimal maka hal tersebut yang akan memicu terjadinya penyakit jantung.

Brachial Arter Flow-Mediated Dilation (FMD) yang berfungsi untuk mendeteksi fungsi endothelium digunakan sebagai alat pengecekan. Kadar gula dalam darah pun tak luput dari pemeriksaan tim peneliti yang pemeriksaannya dilakukan sebelum dan dua jam sesudah makan.
Sukarelawan banyak yang mengalami peningkatan kadar gula dalam darah setelah mengonsumsi makanan yang kaya karbohidrat. Dan secara garis besar tim peneliti menemukan bahwa makanan yang mengandung karbohidrat tinggi berpotensi dalam merusak fungsi endothelial.

Batasi Makanan yang Kaya Glukosa

Makanan yang kaya glukosa juga merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan resiko penyakit jantung yang biasanya terjadi tak hanya kepada mereka yang menderita diabetes namun juga kepada masyarakat umum.
Adanya penurunan fungsi endothelium juga menjadi kunci utama yang meningkatkan resiko penyakit jantung dan juga pembuluh darah. Dalam sebuah studi yang dilakukan di Universitas Alabama Birmingham AS, sebagai tindak lanjut dari hasil penelitian tentang kelebihan karbohidrat sebagai pemicu penyakit jantung dan tentang keterkaitan antara mengurangi kadar karbohidrat dalam tubuh dengan rasa kenyang seusai makan, sebanyak 55% warga Amerika mendapatkan pasokan kadar kalori hariannya dari gula, serat, dan juga tepung.

Hal inilah yang perlu dikontrol dalam melakukan diet. Meskipun penelitian di atas yang menyatakan bahwa kebanyakan mengonsumsi karbohidrat bisa meningkatkan resiko terkena penyakit jantung masih memerlukan konfirmasi dan penelitian lanjutan, sebaiknya kita mengurangi kadar karbohidrat dalam menu makanan sehari-hari.
Karbohidrat disarankan untuk dikonsumsi secukupnya saja, tak perlu berlebihan. Untuk menggantinya, mengonsumsi buah-buahan, sayuran, dan makanan yang kaya serat bisa menjadi alternatif yang juga mengenyangkan namun menyehatkan.

Jutaan Orang Meninggal Akibat Serangan Jantung

Serangan jantung adalah salah satu pembunuh terbesar di dunia. Serangan jantung terjadi akibat terhambatnya aliran darah yang menuju jantung.
Ada beberapa faktor penyebab serangan jantung, diantaranya penyakit jantung bawaan, detak jantung yang tidak normal, riwayat penyakit angina atau vascular, stoke, konsumsi alkohol secara berlebihan, obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes, stres, level trigliserida yang tinggi, penyalahgunaan narkoba, dan merokok.

Selain itu, riwayat keluarga, ras, dan gender juga dapat menjadi faktor penyebab serangan jantung yang tidak dapat diubah. Mengapa serangan jantung berbahaya? Penyakit ini menyerang sistem pembuluh darah kita.
Darah membawa zat-zat yang sangat diperlukan tubuh termasuk oksigen. Jika penyaluran oksigen terhambat, maka sel-sel jantung akan rusak. Inilah yang dapat memicu kematian.

Dalam suatu serangan jantung, bagian dari otot jantung mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak mengalami regenerasi. Semakin lama serangannya, semakin banyak kerusakan pada jantung dan semakin besar kemungkinan meninggal.
Sewaktu gejala-gejala serangan jantung timbul, sangatlah penting untuk langsung mencari bantuan medis karena resiko kematian terbesar adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan.
Perawatan yang cepat dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan.

World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa pada 2005, korban jiwa akibat serangan jantung sudah mencapai 17,1 juta pasien. Di negara-negara berkembang, serangan jantung menduduki peringkat ketiga setelah AIDS sebagai penyebab kematian.
Di negara maju seperti Amerika Serikat, serangan jantung bahkan lebih mematikan daripada kanker. Lebih dari 13 juta jiwa meninggal karena serangan jantung koroner. Jika diperhitungkan, tiap tahun di negara ini lebih dari satu juta orang mengalami serangan jantung koroner.

Pada 2004, tercatat 452.327 orang meninggal dunia akibat serangan jantung. Sekitar 15 juta jiwa dapat bertahan hidup dari penyakit mematikan ini. Sementara itu, 50 persen meninggal dunia satu jam setelah terkena serangan jantung karena tidak mendapat pertolongan/perawatan intensif. Biaya yang dikeluarkan untuk perawatan jantung di Amerika mencapai US $60 juta per tahun.
Fakta mengejutkan lainnya adalah setiap 20 detik terjadi satu kasus serangan jantung di negara adidaya tersebut. Bagaimana dengan di Indonesia?

Menurut Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, dr. Dewi Endang, kasus serangan jantung di Indonesia mencapai 26,8 persen. Yang lebih mencengangkan, serangan jantung juga banyak diderita oleh orang-orang usia muda dibawah 40 tahun.
Serangan jantung yang terdeteksi semakin bertambah tiap tahunnya. Ini menandakan kalau penyakit ini bertambah ganas dari tahun ke tahun. Spesialis penyakit jantung dan pembuluh darah, Dr. Johannes Nugroho SpJP FIHA, memaparkan bahwa faktor perubahan gaya hidup menjadi salah satu penyebab meningkatnya korban serangan jantung pada usia muda.

Seperti yang sering kita ketahui, maraknya gadget-gadget dan transportasi canggih sangat memabukkan bagi sebagian besar anak muda kita. Mereka lebih sering menghabiskan waktu di depan monitor komputer atau televisi untuk main internet atau game.
Faktor transportasi, seperti makin menjamurnya sepeda motor atau mobil baru dengan model yang menggiurkan diitambah lagi, kendaraan-kendaraan tersebut dapat dengan mudah dimiliki dengan adanya sistem kredit.

Nah, kemudahan akses informasi dan transportasi inilah yang kemudian menyebabkan generasi muda semakin malas menggunakan otot-otot tubuh mereka untuk mengerjakan sesuatu.
Karena kurang gerak sementara asupan makanan terutama lemak terus bertumpuk, resiko serangan jantung akan meningkat. Maka tidak begitu mengherankan jika ada orang yang mati mendadak karena serangan jantung.

Masih dari seorang ahli, kali ini Prof. DR dr H.R. Mohammad Yogiantoro SpPD-KGH yang juga kepala hemodialisis RSUD dr. Soetomo. Ia mengatakan bahwa selain serangan jantung ada beberapa macam masalah yang sering menggangu jantung.
Di antaranya adalah tumor jantung, gangguan otot jantung, gangguan jantung bawaan (kongenital), thrombus, serta serangan jantung koroner. Makin ganas dan bervariasinya jenis penyakit jantung menuntut kita semakin waspada.

Bahaya Jantung Berdebar

Biasanya, jantung kita berdebar-debar jika ada sesuatu terjadi di luar kontrol kita, atau jika kita sedang gugup. Misalnya, saat menunggu giliran wawancara, menanti pengumuman kelulusan, atau menanti jawaban calon pacar.
Akan tetapi, bukan jantung berdebar macam itu yang kali ini akan kita bahas. Jantung berdebar yang akan kita bahas berkaitan dengan serangan jantung yang disebut-sebut sebagai pembunuh utama di dunia.

Orang yang mengalami jantung berdebar mengalami palpitasi atau perasaan (sensasi) yang tidak menyenangkan yang disebabkan oleh denyut jantung yang tidak teratur, terlalu kuat, atau abnormal.
Hal ini seringkali dianggap enteng karena sebagian orang tidak begitu memperhatikan kecepatan denyut jantung normal mereka. Jika dibiarkan berlarut-larut, jantung berdebar bisa berakibat fatal.
Lamanya seseorang mengalami jantung berdebar berbeda-beda. Ada yang mengalaminya hanya beberapa menit. Ada juga yang sampai berjam-jam hingga berhari-hari.

Dalam keadaan santai, denyut rata-rata jantung adalah 60-100 kali per menit. Denyut jantung yang umum adalah 70 per menit. Jantung berdebar dapat menjadi pertanda adanya penyakit akut yang diderita tubuh, misalnya serangan jantung, anemia, masalah hormon, dan tumor kelenjar adrenal.
Jantung berdebar juga dapat disebabkan oleh gangguan irama jantung di salah satu bilik jantung. Kebocoran katup jantung dan penyakit jantung koroner juga dapat menyebabkan jantung berdebar lebih cepat.
Selain itu, anemia juga dapat menyebabkan jantung berdebar karena tidak ada sel darah merah yang cukup untuk memasok oksigen ke otot jantung.

Faktor penyebab jantung berdebar lainnya yaitu kekurangan magnesium dan kalium, mengonsumsi junk food berlebihan, merokok, minum minuman beralkohol, serta konsumsi obat.
Jantung berdebar juga dapat disebabkan kelebihan hormon thyroid yang banyak dialami wanita hamil. Stres atau pengaruh emosi pun dapat menyebabkan jantung berdebar makin tak terkendali.
Komplikasi lain dari jantung berdebar diantaranya pingsan dan stroke. Saat jantung Anda berdebar begitu kuat, tekanan darah dapat mendadak drop, lalu menyebabkan pingsan. Stroke dapat terjadi akibat tersumbatnya aliran darah ke otak karena ketidaknormalan denyut jantung.
Meski demikian, Anda tidak usah terlalu panik karena jantung berdebar dapat didiagnosis dengan penanganan tepat. Biasanya, penderita akan diperiksa berdasarkan pola hidup, usia, berat badan, serta penyebab lain. Setelah itu, dokter akan mencatat denyut jantung, tekanan darah, kontrol pernapasan, dan pemeriksaan lain.

Kadar hemoglobin, thyroid, kalium, magnesium, dan obat-obatan juga masuk dalam daftar pemeriksaan. Pemeriksaan terhadap sensitivitas makanan juga perlu dilakukan. Dengan adanya alat bantu Elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan jantung berdebar dapat dioptimalkan.
Jika Anda mengalami jantung berdebar, Anda dapat melakukan relaksasi sendiri. Hal yang utama adalah mencoba menenangkan diri dan jangan panik. Berhentilah sejenak dari kegiatan Anda, tarik napas dalam-dalam, lalu berjalan kaki perlahan-lahan.

Jika Anda stres, usahakan untuk menguranginya dan jalani hidup dengan enjoy. Asupan kafein juga perlu Anda kurangi untuk mencegah jantung berdebar terjadi lagi. Selain itu, kenali makanan apa saja yang memicu alergi sehingga jantung Anda berdebar.
Hindari makanan tersebut dan cari makanan lain. Ganti obat yang dapat menimbulkan jantung berdebar. Konsumsi makanan yang mengandung magnesium seperti sayur hijau, ikan, kacang, biji, pisang, dan apel.

Anda juga sebaiknya menyeimbangkan asupan natrium dan kalium. Mineral tersebut sangat penting untuk transmisi impuls saraf. Kurangi juga konsumsi garam bagi Anda yang sering mengalami jantung berdebar.

Cara Menangani Jantung Lemah

Detak jantung merupakan tanda adanya kehidupan. Namun, apa jadinya jika jantung lemah? Jantung lemah menandakan bahwa penderitanya berpotensi terkena serangan jantung.
Apa dan bagaimana keadaan jantung sehingga dapat dikatakan lemah? Ulasan artikel ini akan mencoba membahasnya. Mari kita simak uraian berikut!

Organ jantung sangat vital bagi manusia karena berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Otot-otot jantung terus bekerja non stop sehingga berpotensi menjadi aus seiring berjalannya waktu dan kemampuan kinerja jantung terancam menurun.
Apalagi jika terjadi infeksi otot jantung (miokarditis/perikarditis) dan penyempitan pembuluh darah yang mengakibatkan kurangnya pasokan oksigen serta berbagai masalah jantung lainnya.

Ada pula yang disebut gangguan fungsi diastolik sebagai bagian dari lemah jantung. Tekanan darah tinggi menyebabkan struktur otot jantung melemah dan akan mengurangi kemampuan elastisitasnya.
Peredaran darah dari paru-paru menuju jantung pun terhambat terutama pada bagian serambi kiri jantung. Paru-paru pun bisa terkena imbas karena cairannya merembes ke kantong-kantong udara dan menyebabkan sesak napas.

Keadaan akan bertambah gawat jika tekanan darah tiba-tiba naik sehingga sesak napas pun akan semakin menjadi. Pada saat itu, sebaiknya penderita duduk atau setengah tidur agar cairan tidak menutupi tempat aliran udara.
Sementara itu, jantung berdetak lebih kencang untuk mengimbangi suplai darah ke seluruh tubuh. Hal inilah yang menyebabkan penderita lemah jantung cepat kelelahan, sesak napas, dan juga batuk-batuk.
Berikutnya, gangguan fungsi sistolik. Kedua tungkai mengalami pembengkakan karena aliran darah ke jantung terhambat. Tekanan darah semakin tak terprediksi, kadang tinggi, normal, atau bahkan rendah.

Itu tergantung berat-ringannya lemah jantung. Sesak napas juga semakin bervariasi dari yang paling ringan hingga akut. Jantung lemah juga dapat mengakibatkan penyakit lain seperti jantung koroner.
Energi yang tersedia secara otomatis dikonsentrasikan untuk mengatur kelancaran darah menuju jantung sehingga tidak ada waktu bagi jantung untuk menormalkan fungsinya. Jadi, pembuluh koroner pun semakin menyempit.

Gejala umum lemah jantung antara lain jantung sering berdebar tanpa penyebab yang jelas, berkeringat dingin, mudah kaget serta lelah. Wajah pengidap lemah jantung juga terlihat sembab.
Ditambah lagi, perut penderita membuncit. Cara paling sederhana untuk meminimalisir lemah jantung adalah dengan mengurangi konsumsi garam.

Penyakit Jantung

Jantung adalah salah satu organ tubuh terpenting yang fungsi utamanya memompa darah ke seluruh tubuh. Seperti organ tubuh lainnya, jantung juga dapat diserang oleh berbagai penyakit
Penyakit jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung tidak dapat melaksanakan fungsinya dengan baik. Ada berbagai macam gangguan dan penyakit yang dapat mempengaruhi bagian manapun dari jantung.

Penyakit jantung yang paling umum adalah jantung koroner yang dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian mendadak. Penyebab penyakit jantung koroner adalah adanya penyempitan dan penyumbatan pembuluh arteri karena penumpukan zat lemak secara berlebihan di lapisan dinding nadi pembuluh koroner.
Hal tersebut dipengaruhi oleh pola makan yang kurang sehat yang disertai gaya hidup kurang gerak, kecanduan rokok, hipertensi, dan kolesterol tinggi sehingga mempengaruhi pembentukan bekuan darah.

Sebagai akibatnya, aliran darah ke jantung terhambat sehingga mengganggu kerja jantung sebagai pemompa darah yang selanjutnya akan memicu terjadinya serangan jantung.
Selain penyakit jantung koroner, ada juga penyakit jantung lainnya yang disebabkan kelainan semenjak lahir misalnya jantung yang tidak sempurna, kelainan katup jantung, dan melemahnya otot jantung. Penyebab lain adalah bakteri yang menyebabkan infeksi pada jantung.

Pencegahan Penyakit Jantung


Mengingat bahaya penyakit jantung yang mengancam kehidupan, sejak dini kita perlu melakukan upaya untuk mencegah penyakit tersebut.
Upaya pencegahan untuk menghindari penyakit jantung dimulai dengan memperbaiki gaya hidup yang tidak sehat sehingga mengurangi peluang terkena penyakit tersebut.
Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk mencegah terkena penyakit jantung.
  • Hindari makanan yang mengandung kolesterol (LDL) tinggi
    Kolesterol jahat atau LDL dikenal sebagai penyebab utama terjadinya proses aterosklerosis, yaitu proses pengerasan dinding pembuluh darah, terutama di jantung, otak, ginjal, dan mata. Akibat proses itu, saluran pembuluh darah, khususnya pembuluh darah koroner, menjadi sempit dan menghalangi aliran darah di dalamnya. Akibatnya, jantung akan sulit memompa darah. Keadaan tersebut dapat meningkatkan resiko penyakit jantung. 
  • Mengonsumsi makanan yang berserat tinggi (sayur dan buah)
    Serat diketahui punya peran penting dalam menjaga kesehatan. Serat terdiri dari dua jenis, yakni serat larut dan tak larut. Serat larut tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi larut dalam air panas. Serat larut inilah yang membuat perut kenyang lebih lama dan memberikan energi lebih panjang serta bermanfaat menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Umumnya, terdapat pada buah dan sayur dan juga pada oat (bubur gandum). Serat yang larut dalam tubuh dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Peran itulah yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah hingga menurunkan resiko penyakit jantung.
  • Hindari stres
    Hasil penelitian ilmuwan Belanda yang dipublikasikan jurnal Clinical Endocrinology and Metabolism menunjukkan bahwa kadar hormon kortisol yang tinggi akibat stres terkait erat dengan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Stres dapat menyebabkan arteri yang tertimbun plak menyempit dan ini menurunkan aliran darah hingga 27 persen. Penyempitan yang berarti terlihat bahkan pada arteri yang terkena penyakit ringan. Penelitian lain mengesankan bahwa stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang mengandung plak dan memicu serangan jantung.
  • Hindari alkohol
    Alkohol dapat menaikkan tekanan darah, memperlemah otot jantung, mengentalkan darah dan menyebabkan kejang arteri yang dapat menyebabkan serangan jantung.
  • Berhenti merokok
    Merokok meningkatkan tekanan darah dan memasukkan zat-zat kimia beracun ke dalam tubuh, seperti nikotin dan karbon monoksida, ke dalam aliran darah. Zat-zat kimia ini, selanjutnya akan merusak arteri yang penting bagi kehidupan jantung. 
  • Kendalikan tekanan darah
    Tekanan darah yang tinggi menyebabkan pembesaran otot jantung kiri sehingga jantung beresiko mengalami gagal fungsi.
  • Berolahraga secara teratur
    Olahraga yang teratur (sedikitnya tiga kali seminggu) turut menurunkan tingkat kolesterol yang jahat (LDL), menjaga tekanan darah agar tidak meningkat, dan mencegah kelebihan berat badan.

Apa itu Gejala-Gejala Umum Penyakit Jantung ?

Pada dasarnya, gejala-gejala umum yang dialami orang yang mengalami penyakit jantung disebabkan kurangnya jumlah darah yang memasok oksigen ke jantung akibat fungsi jantung yang terganggu.
Gejala-gejala tersebut antara lain:



  • Angina - Adalah rasa nyeri atau ditekan di bagian dada.
  • Aritmia - Adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan kondisi berupa gangguan irama jantung yang dapat menyebabkan palpitasi (denyut jantung yang abnormal). 
Angina dan aritmia disebabkan kurangnya pasokan darah yang membawa oksigen ke otot jantung. Biasanya diikuti oleh gejala lain seperti pusing, letih yang berkepanjangan, mual, berkeringat dingin, dan sesak nafas.
Gejala-gejala tersebut dapat menjadi peringatan awal akan resiko serangan jantung. Sayangnya, mereka yang mengalami gejala-gejala tersebut sering kali menganggapnya sebagai masuk angin biasa, inilah yang sering membuat pertolongan pertama menjadi terlambat dan sangat merugikan akibatnya, mengapa?
Ketika serangan jantung (myocardial infarction) berlangsung, otot-otot jantung akan mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Dan tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak dapat mengalami regenerasi.
Karena itu semakin lama serangannya dan tidak segera ditangani, maka semakin banyak juga kerusakan permanen pada otot-otot jantung dan bahkan jika terus dibiarkan dapat mengalami kematian.
Sewaktu gejala-gejala serangan jantung timbul, sangatlah penting untuk langsung mencari bantuan medis karena resiko kematian terbesar adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan.
Perawatan yang cepat dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan.
Mengingat bahaya penyakit jantung yang mengancam kehidupan, mencegah atau mengurangi resiko penyakit jantung adalah cara yang terbaik, selain dengan menjaga pola makan dan olah raga teratur, mengkonsumsi suplemen herbal sangat membantu.

Cara Mengobati Asam Lambung

Kebanyakan orang belum mengetahui gejala-gejala sakit asam lambung. Rasa perih dalam lambung atau pada ulu hati adalah sesuatu yang sering disebut asam lambung, kenyataannya, gejala asam lambung tidak harus terasa perih dulu. Rasa yang tidak nyaman pada lambung/ ulu hati yang disertai dengan mual / kembung, sering bersendawa, atau cepat terasa kenyang juga merupakan hal dari asam lambung.  

Banyak cara dapat dilakukan untuk mengobati asam lambung. Salah satunya dengan jalan alternatif atau mengonsumsi obat herbal.
Penyakit refluks gastroesofageal menurut definisi pasa konsensues nasional merupakan kelainan yang disebabkan cairan lambung mengalami refluks (mengali balik) ke kerongkongan dan menyebabkan gejala seperti dada terasa panas, terkadang disertai rasa nyeri dan gejala lain seperti rasa asam dan pahit di lidah, nyeri ulu hati, perut kembung, sering bersendawa, serta sulit saat menelan.
Cara makan juga bisa menjadi penyebab timbulnya penyakit asam lambung.

Jika anda mengalami diare yang disertai dengan rasa nyeri pada perut, pada umumnya anda diharapkan untuk meghindari makanan yang bisa menimbulkan iritasi seperti alkohol, kafein dan makanan yang banyak bumbunya. Mengobati asam lambung dengan jalan sehat salah satunya adalah dengan mengurangi konsumsi makanan mentah dan disarankan untuk lebih banyak mengkonsumsi buah-buahan dalam kaleng yang kulitnya telah dikupas serta sayur-sayuran yang telah diolah. Hindari juga sari buah-buahan yang berkonsentrasi tinggi atau makanan yang bisa menyebabkan iritasi seperti sari jeruk.

Cara mengunyah lebih sering dan lebih mampu mengurangi kembung. Dengan mengunyah lebih lama bukan dikarenakan supaya makanan menjadi hancur melainkan untuk memberikan kesempatan agar meningkatnya volume air ke dalam makanan tersebut. Karena dalam ludah manusia terdapat berbagai jenis enzyme seperti lipase, lisozim, amylase, mukosa, elektrolit dan bakterisida.

Mengobati asam lambung dengan lidah buaya sebagai berikut : Lidah buaya yang berdaging dan menghasilkan cairan putih sangat baik dipakai sebagai penyembuh luka dan keadaan kulit. Jus lidah buaya bisa dipakai sebagai pengobatan untuk gangguan pencernaan. Lidah buaya juga memiliki kandungan elemen kunci seperti aloin, aloin, aloin-emodin, resin, tanin dan polisakarida. Selain itu, lidah buaya juga menawarkan 19 asam amino, 20 mineral dan 12 vitamin yang penting bagi kesehatan. Jus lidah buaya juga berfungsi sebagai antimikroba dan menyembuhkan lapisan saluran pencernaan, juga bisa mengurangi peradangan.

Apa Makanan Penyebab Naiknya Asam Lambung ???

Permasalahan dalam sistem pencernaan tidak boleh dibiarkan. Ada berbagai gangguan sistem pencernaaan atau penyakit yang mungkin terjadi dan sering dibiarkan oleh banyak orang. Masalah pencernaan yang paling umum adalah penyakit naiknya asam lambung atau gastro-esophageal reflux, sebagian besar dikenal dengan penyakit maag

Penyakit naiknya asam lambung dapat mempengaruhi umur yang berbeda dari bayi, remaja, dan juga orang dewasa. Gangguan ini harus di beri perhatian khusus karena dapat menyebabkan masalah yang lebih serius yang dapat mempengaruhi sistem pernafasan.
Naiknya asam lambung bisa diketahui melalui gejala yang berhubungan dengannya.  


Gejala seperti rasa panas di dada atau tenggorokan, suara mendesah, suara serak atau gejala lainnya yang sama tidak boleh dibiarkan, karena gejala naiknya asam lambung juga sama dengan serangan jantung. Seseorang dengan gejala ini harus cepat berkonsultasi dengan dokter untuk menentukkan apakah memiliki penyakit asam lambung atau gejala serangan jantung. Setelah dokter mendiagnosis seseorang dengan penyakit naiknya asam lambung, maka mereka harus menggunakan obat yang tepat untuk menangani kondisi ini dan mencegah masalah lebih lanjut.  

Masalah naiknya asam lambung disebabkan salah satunya karena asupan makanan yang kurang bergizi dan tidak menerapkan pola hidup sehat yang baik pada kehidupan sehari-hari 
Banyak orang mengetahui, penyakit naiknya asam lambung dapat terjadi kapan saja tetapi mungkin juga terjadi setelah mengkonsumsi makanan berat dengan kadar asam tinggi. Dengan demikian, setiap orang harus menghindari makanan yang sangat asam untuk mencegah asam lambung naik. Bahkan makanan yang digoreng dan berlemak juga harus dihindari. Jenis makanan ini dapat menyebabkan gejala yang lebih parah yang dapat mempengaruhi sistem pernafasan. Bahkan cokelat juga dianggap sebagai makanan yang dipantang seseorang dengan penyakit naiknya asam lambung karena cokelat juga bersifat sangat asam.

Jika anda mempunyai asam lambung, cobalah mengubah diet anda dengan memilih makanan yang tepat dan sehat. Hindari makanan dengan tomat dan buah jeruk karena tomat dan buah jeruk juga bersifat sangat asam. Makanan dengan bumbu seperti bawang putih, bawang merah, lada merah atau hitam, dan bubuk cabai bisa menyebabkan kondisi lebih parah. dan jahe merupakan obat alami yang bisa dipakai untuk meredakan maag.

Berikut adalah beberapa makanan yang harus dihindari oleh seseorang penderita naiknya asam lambung. Makanan berlemak seperti hamburger dan hot dog merupakan salah satu penyebab dalam timbul naiknya asam lambung. Sayuran tertentu juga dapat memicu seperti kembang kol, kubis brussel, kol, dan brokoli juga dapat menyebabkan naiknya asam lambung. Yang paling penting hindari kafein yang ada dalam teh, kopi, dan soda. Karena kafein menyebabkan sekresi asam lambung yang dapat menyebabkan masalah naiknya asam lambung.

Ada metode lain untuk membantu menghilangkan penyakit naiknya asam lambung yang tidak disebabkan oleh makanan, hal ini dilakukan dengan membatasi asupan makanan anda. Biasanya, makanan berat dalam satu waktu bisa menyebabkan naiknya asam lambung daripada makan dengan porsi sedikit di setiap waktu makan. Mengkonsumsi makanan berat dapat menyebabkan masalah perut karena makanan tidak dapat dicerna dengan baik didalam perut, sehingga menyebabkan naiknya asam lambung. 

Penyakit naiknya asam lambung
merupakan suatu keadaan yang membutuhkan perhatian. Hal ini bisa menyebabkan keadaan yang lebih buruk jika tanpa pengawasan. Seseorang harus mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari kemungkinan naiknya asam lambung, dan hindari juga makanan yang bisa menyebabkan terjadi naiknya asam lambung pada dirinya. Belajarlah untuk mendiagnosa masalah yang disebabkan oleh naiknya asam lambung dan mengambil tindakan pencegahan untuk menghindari kemungkinan terjadinya gangguan ini dengan menghindari makanan yang mungkin dapat menyebabkan Naiknya asam lambung.

Naiknya Asam Lambung



Makanan masuk ke lambung melalui sempit yang disebut kerongkongan. Dinding lambung memproduksi cairan yang disebut asam lambung. Asam lambung naik dan turun dipengaruhi oleh kadar lemak yang terdapat pada protein yang masuk, semakin tinggi lemaknya, semakin rendahnya pH-nya atau semakin asam. Derajat keasaman maksimal yang dapat ditoleransi oleh asam lambung adalah pH 2.0. Dibawah pH 2.0 asam lambung justru tidak bisa memproduksi enzim pencerna protein.

 Asam lambung berfungsi mematikan bakteri penyakit yang terbawa masuk bersama makanan, menstabilkan zat gula dari penguraian sebelumnya, dan merangsang produksi enzim pencerna protein. Oleh sebab itu semua makanan harus bersentuhan dengan asam lambung.



Dalam kondisi normal, konsentrasi asam dan aktivitas enzim pada lambung akan meningkat dan mencapai puncaknya maksimal setiap 4 jam setelah makan dan kemudian menurun pada jam berikutnya. Makanan yang tertahan lebih dari 4 jam di lambung akan menurunkan fungs asam lambung, sehingga sebagian makanan ada yang tidak tersentuh asam lambung. Lamanya lambung menahan setiap jenis makanan berbeda-beda. Makanan tinggi zat pati umumnya sekitar 3 jam, tinggi protein sekitar 4 jam, dan tinggi lemak sekitar 6 jam.

Lambung adalah organ lentur yang mudah memuai jika kepenuhan. Volume makanan yang ideal untuk lambung manusia dewasa rata-rata seperempat liter. Toleransi muai lambung bisa mencapai satu setengaj liter dengan konsekuensi perut sesak dan tidak nyaman. Jika dijadikan kebiasaan, lama kelamaan elastisitas otot perut akan menurun dan perut menjadi kendur. Terlalu banyak makanan dalam lambung juga dapat mengakibatkan sebagian makan tidak tersentuh asam lambung.
Pada ketika asam lambung naik sampai ke mulut sehingga mulut terasa asam. Dan sakir maag sering disebut radang lambung dapat menyerang tiap orang segala usia.

Asam Lambung

Asam lambung adalah suatu gejala maag dimana lambung terkena luka atau peradangan, karena pola makan yang tidak teratur dan bisa menyebabkan perih dan mual. 
Hal ini terjadi karena lambung memproduksi asam, untuk mencerna makanan dalam keadaan jadwal yang teratur. Bahkan, saat tidur pun lambung tetap saja memproduksi asam walaupun tidak ada makanan yang harus dihancurkan.

Asam lambung sangat dibutuhkan untuk membantu pencernaan. Tanpa asam lambung, makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak dapat dicerna dengan baik, sehingga zat-zat gizi tidak bisa diserap secara baik oleh tubuh. Didalam tubuh sangat diperlukan jumlah asam lambung yang seimbang. Karena jika berlebihan akan menimbulkan penyakit. Produksi asam lambung bertambah pada saat tubuh membutuhkannya, yaitu saat makan. Sebaliknya, pada saat tubuh tidak membutuhkan, produksi asam lambung akan menurun kembali.

Karena itu, jadwal makan yang tidak teratur sering membuat lambung sulit beradaptasi. Bila hal ini berlangsung secara terus-menerus, akan terjadi kelebihan asam dan akan mengiritasi dinding mukosa lambung dan akan menyebabkan rasa perih,dan mual pun muncul.
Banyak orang menganggap remeh penyakit asam lambung. Padahal, jika asam lambung ini naik ke tenggorokan atau kerongkongan akan mengakibatkan kerusakan saluran tenggorokan yang pada giliran akan mengakibatkan kanker.

Penyakit asam lambung yang naik ke kerongkongan disebut GERD ( gastroesophageal reflux disease).

 Gejala GERD ciri-cirinya adalah rasa panas di dada, rasa tidak nyaman saat menelan, dan rasa sakit saat menelan. Gejala tambahannya meliputi serangan asam yang frekuen, batuk lama rekfakter dengan pengobatan, suara serak, mual dan muntah, nyeri dada nonkardiak, dan sendawa.

Sebagai pencegahan, kita perlu mmengetahui cara mengatur pola makan yang teratur, dan kebiasaan yang lainnya seperti meninggikan kepala kurang lebih 15 cm saat tidur, menghindari makanan berlemak, asam, kopi, cokelat, mint, produk makanan dari tomat, dan minuman berkarbonasi, obat-obatan tertentu seperti golongan anticholinergenik, theophyllin.

Dan ada juga kebiasaan yang harus ditinggalkan, Misalnya makan sambil tiduran atau tiduran kurang dari 2-3 jam sesudah makan, makan terlalu banyak sekaligus, merokok, menurunkan berat badan secara drastis bagi yang obesitas. Banyak orang yang terpaksa memilki gaya hidup tidak sehat. 

Hal inilah yang menyebabkan terjadinya penyakit asam lambung.  Karena kemacetan, mereka baru bisa sampai rumah malam hari. Akibatnya, makan malam baru dilakukan pukul 20.00 malam dan tidur kurang lebih pukul 23.00 malam. Disarankan agar makan malam dilakukan sebelum pulang kerumah sekitar pukul 18.00. Dengan demikian demikian, ketika sampai rumah langsung tidur. Karena kalau tidak demikian atau sehabis makan langsung tidur, tubuh akan memproduksi asam lambung secara besar dan akan membahayakan kesehatan tubuh kita.

Apa Penyebab Luka Di Lambung ???

Selama ini mungkin kita menyangka bahwa masalah pada saluran cerna hanya disebabkan oleh makanan terlalu pedas,  terlalu asam, telat makan, atau faktor lainnya. Tidak pernah sama sekali terbersit bahwa keluhan pada lambung mungkin saja disebabkan infeksi kuman. Infeksi kuman ini biasanya terjadi pada saat anak-anak. Diperkirakan sekitar setengah penduduk dunia mengalami infeksi ini. Namun sebagian besar tidak menyadarinya, karena tidak dapat didapatkan gejala penyakit. Penyebaran penyakit ini melalui kontak langsung air liur, muntah, atau dari kotoran. Kuman ini juga dapat menular melalui makanan yang terkontaminasi atau air liur.



Pada awalnya kuman ini tidak menimbulkan gejala, hingga terjadi kerusakan terus menerus, sehingga banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya sudah terinfeksi bakteri. Lambung yang mengoreng ini menunjukkan beberapa gejala yang signifikan. Pada beberapa organ infeksi ini menimbulkan gejala :
  • Rasa nyeri dan terbakar pada daerah perut
  • Mual, terasa kembung kadang disertai muntah
  • penderita sering sendawa
  • Penurunan berat badan. Segera berkonsultasi dengan dokter jika didapatkan g ejala :
  • Rasa nyeri yang sangat parah dan menetap pada daerah perut
  • Kesulitan menelan
  • Buang air besar berdarah kehitaman
  • Muntah darah atau mengeluarkan muntahan berwarna seperi kopi.
Makanan pedas yang selama puluhan tahun diyakini sebagai penyebab tukak lambung mengoreng, kini sudah tidak lagi dianggap sebagai penyebab utama. Penyebab utama tukak ternyata adalah infeksi oleh bakteri Helicobacter pylori. Kuman H.
Banyak penderita mengalami infeksi tukak lambung pada masa kanak-kanak, terinfeksi saat dewasa jarang terjadi. Faktor resiko terinfeksi penyakit ini berhubungan dengan kondisi pada saat anak-anak. Diantaranya :

  • Hidup dalam kondisi yang sesak. Resiko meningkat jika dalam satu rumah terdapat banyak penghuni.
  • Tidak adanya sumber air bersih yang memadai untuk kebutuhan minum atau memasak, sehingga rentan tertular.
  • Hidup pada daerah berkembang yang tidak terlalu memikirkan kesehatan lingkungan
  • Tinggal dengan seseorang yang sudah diketahui mengalami infeksi kuman ini.
Akibat infeksi tukak lambung, dapat terjadi berbagai komplikasi diantaranya :

  • Tukak/ koreng pada lambung dikenal dengan ulkus. Kondisi ini terjadi karena lapisan pelindung pada lambung dirusaknya oleh kuman H. pylori.
  • Radang pada dinding lambung, sehingga dikenal dengan penyakit gastritis. Biasanya kondisi ini merupakan tahap awal, sebelum terjadinya tukak.
  • Kanker lambung. Infeksi H.Pylori merupakan faktor resiko kuat terjadinya kanker lambung.
Template Created by Creating Website Published by Mas Template Modifiy by Inzonatio
© 2013 Inzonatio, ketika Kumpulan Huruf Menjadi Judul Besar
Proudly powered by Blogger
Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net
Like us on Facebook
Follow us on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS